Berita Keamanan Informasi

Kerentanan PHP RCE 2026

Oct. 22, 2026, 6:13 a.m. Author

PHP2Shell merupakan kerentanan kritis pada bahasa pemrograman PHP yang memungkinkan penyerang melakukan Remote Code Execution (RCE), yaitu menjalankan kode atau perintah berbahaya pada server dari jarak jauh tanpa memerlukan autentikasi. Kerentanan ini berkaitan dengan pengelolaan memori dan kondisi internal PHP yang dapat menyebabkan pemrosesan data yang tidak semestinya. Eksploitasi yang berhasil berpotensi mengakibatkan pengambilalihan server, gangguan layanan, serta akses tidak sah terhadap data yang tersimpan atau diproses oleh sistem

Kerentanan ini berdampak pada berbagai lingkungan server yang menjalankan PHP, termasuk PHP-FPM, Apache mod_php, php-cgi, FrankenPHP, dan LiteSpeed. Tingkat risiko tertinggi yang diidentifikasi PHP terdapat pada konfigurasi Apache mod_php. watchTowr melaporkan adanya upaya eksploitasi aktif terhadap kedua kerentanan tersebut, sehingga organisasi perlu segera melakukan pemeriksaan terhadap aset yang terdampak.

Sebagai langkah mitigasi, administrator disarankan memperbarui PHP ke versi perbaikan yang tersedia, yaitu PHP 8.5.12, 8.4.27, 8.3.36, atau 8.2.35, sesuai dengan cabang versi yang digunakan. Untuk sistem yang menggunakan PHP 8.1 atau versi lebih lama, perlu dilakukan pemeriksaan ketersediaan backport keamanan dari distributor atau perencanaan peningkatan ke versi yang masih didukung. Prioritas penanganan diberikan kepada server PHP yang terhubung langsung ke internet, disertai pemantauan aktivitas mencurigakan dan penerapan mitigasi tambahan apabila pembaruan belum dapat dilakukan.

 

Sumber:

https://watchtowr.com/intelligence/php-remote-code-execution-php2shell/